Alumni Stories

Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M.

Wakil Ketua MPR RI

Alumni stories
STUDY PROGRAM
Doktor Manajemen
BATCH
2018
OCCUPATION
Wakil Ketua MPR RI

Menjadi Lifelong Learner, Beri Dampak Bagi Bangsa

Memimpin media, yayasan sosial, dan mengemban tanggung jawab kunci di tatanan pemerintahan merupakan beberapa prestasi yang pernah dicapai oleh Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M. Sosok yang akrab dipanggil Rerie ini telah lama malang melintang di berbagai industri sebagai jurnalis, aktivis sosial, dan politikus. Sejak tahun 2019 ia menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). 

Sebelum dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI, sosok yang akrab disapa Rerie menjabat sebagai CEO Media Group dan Presiden Direktur Media Indonesia. Di samping itu, ia juga aktif berperan di bidang sosial sebagai Dewan Pembina Yayasan Sukma Bangsa, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pemulihan pendidikan pasca bencana tsunami di Aceh. 

Di tengah kesibukannya berkarier dan berkontribusi bagi masyarakat, Ibu dari empat anak ini tetap mengupayakan untuk mengembangkan diri. Prinsip yang ia anut untuk menjadi seorang lifelong learner mengantarnya untuk menyelesaikan program Magister dan Doktor Manajemen di Universitas Pelita Harapan (UPH).

“Manusia selama hidupnya akan terus belajar, baik itu untuk tujuan personal maupun profesional. Hal ini mendorong saya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang Magister dan Doktor di UPH yang memiliki visi memberikan pendidikan unggul, holistis, dan transformatif, sehingga dapat memperdalam pengetahuan dan menjadi penggerak perubahan yang lebih baik,” ungkap Rerie.

Rerie menggambarkan proses belajarnya di UPH sebagai ‘Scientia Lux Est’ yang berarti pengetahuan adalah cahaya. Rerie mengatakan bahwa ilmu yang didapatkan semasa studi di UPH memampukannya untuk menjadi pembelajar yang berdampak tak hanya bagi dunia kampus atau dunia kerja, tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Saya ingat sekali didampingi seluruh pengajar khususnya para promotor yang tak henti memberikan motivasi, kritik, dan saran yang menjadi pemantik untuk terus menggali kedalaman pengetahuan. Menempuh pendidikan di UPH tidak hanya berbicara mengenai pendidikan, belajar mengajar, mata kuliah ataupun dosen, tetapi lebih dari itu. Menurut saya, studi di UPH menjadi salah satu proses dialogis dan dinamis karena UPH menyajikan dinamika belajar holistik, dialogis, dan transformatif tanpa mengesampingkan nilai humanis dan spiritualitas sehingga mendorong untuk mengembangkan talenta diri, menjadi pembelajar unggul dengan pengalaman menyenangkan,” ungkap Rerie.

Ilmu yang didapatkan selama berkuliah di UPH menjadi bekal bagi dirinya untuk berkontribusi lebih besar guna memajukan bangsa Indonesia, baik melalui jabatannya sebagai Wakil Ketua MPR maupun dalam peran-peran lain yang ia miliki di masyarakat.