01 December 2015
Renaldi Widjanarko - Belajar Logical Thinking dan Rendah Hati dari Dosen

 

renaldi

Renaldi Widjanarko -Accounting, Fakultas Ekonomi 2000, FE

Logical thinking sangat diperlukan dalam kehidupan dan pengambilan keputusan. Dengan memiliki keterampilan tersebut dapat meningkatkan kemampuan individu dalam berpikir logis dan sistematis. Bagi seorang profesional keterampilan ini sangat membantu untuk mengorganisir informasi dan mengolahnya secara sistematis dalam menghasilkan berbagai terobosan kreatif. Itulah yang dialami profesional muda Renaldi Widjanarko, alumni Business School UPH jurusan Akuntansi angkatan 2000, yang sekarang menjabat sebagai Assistant Manager Assurance di Ernst & Young.

“Untuk memenangkan persaingan di dunia kerja tidak hanya diperlukan yang pintar tapi yang paling penting adalah the way of thinking nya dalam melihat suatu persoalan,” kata Renaldi menceritakan pengalamannya ketika pertama kali mengikuti interview di Ernst & Young tahun 2006.

“Saya tidak takut bersaing dengan alumni dari universitas lain, sekalipun itu universitas terkenal. Karena saya memiliki pengetahuan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang saya lamar dan yang membuat saya lebih percaya diri adalah logical thinking skill yang saya dapatkan dari dosen,” tegasnya.

Menurutnya logical thinking tidak ada dalam kurikulum di bangku kuliah. Tetapi keterampilan itu justru didapatkan dari para dosen ketika mengajar di kelas. ”Cara mereka mengajar dan menyampaikan materi, membentuk pola berfikir saya. Bagi saya dosen yang baik bukan di lihat dari apakah kita mendapatkan nilai tertinggi pada matakuliah yang diberikan. Tetapi dari cara dosen tersebut mengajar dan menyampaikan materi, cara berpikir, dan sikap mereka. Saya juga diajarkan supaya rendah hati, mau belajar dari berbagai sumber dan melakukan research. Itulah yang masih saya ingat dan pakai sampai sekarang,” katanya.


”UPH tidak hanya memiliki fasilitas dan lingkungan belajar yang lengkap dan nyaman, tetapi didukung dosen-dosen yang berkualitas. Sampai saat ini saya masih aktif berkomunikasi dengan mantan dosen-dosen saya, biasanya untuk update trend terbaru atau info-info terkait dengan bidang accounting. Untuk adik-adik kelas saya juga memberikan kesempatan untuk mereka yang berminat masuk ke bidang assurance dan memberikan gambaran tentang dunia auditor. Karena lulus bukan sekedar mendapat title, tetapi harus mengenal baik dunia pekerjaan yang akan dimasuki,” katanya.


 

Terbukti Renaldi berhasil menyisihkan pelamar lainnya dan dipercaya mengerjakan multi project sejak awal kariernya sebagai auditor. ”Tidak jarang saya harus mengorbankan waktu pribadi untuk mempelajari pola menyelesaikan project supaya efisien. Buat saya ini investasi,” papar Auditor yang dipercaya untuk menangani beberapa client oil and gas company besar seperti CNOOC, Beyond Petroleum (BP), Conoco Phillips, Inpex, PERTAMINA E&P, dan beberapa perusahaan lainnya.(rh)