30 May 2015
UPH Gelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum, Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Tengah
Senat Universitas Pelita Harapan menyelenggarakan Sidang Terbuka pada Promosi Doktor Ilmu Hukum, Agustin Teras Narang, Sabtu, 30 Mei 2015 di Gedung D 501 UPH.

Dr. Agustin Teras Narang (keempat dari kiri) berfoto dengan Tim Penguji Sidang Terbuka di Gedung D 501 UPH

 

Senat Universitas Pelita Harapan menyelenggarakan Sidang Terbuka pada Promosi Doktor Ilmu Hukum, Agustin Teras Narang, Sabtu, 30 Mei 2015 di Gedung D 501 UPH. Gubernur Kalimantan Tengah ini kini menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum, setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Titik Berat Otonomi Daerah Pada Tingkat Provinsi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

 

Teras Narang mengungkapkan bahwa penelitian yang ia lakukan dalam disertasi ini bertujuan untuk menemukan titik berat otonomi daerah yang ideal agar tujuan Negara yang dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tujuan otonomi daerah dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, secara bertahap dapat terwujudkan.

 

Teras Narang pada saat menyampaikan rangkuman disertasi

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa peletakan titik berat otonomi daerah pada kabupaten atau kota sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan pembangunan di Indonesia dalam mewujudkan tujuan Negara dan tujuan otonomi daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peletakan otonomi daerah pada daerah Provinsi merupakan alternatif yang ideal sebagai pengagnti pelaksanaan otonomi daerah pada daerah kabupaten. 

 

"Konsep untuk meletakkan titik berat otonomi pada daerah provinsi itu secara konstitusional tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ungkap Teras. Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota harus berada di garis depan dalam pelaksanaan otonomi daerah, secara khusus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerahnya. Sehingga, pemerintahan pada tingkat kabupaten dan kota mendapatkan dukungan pembinaan, pengawasan dan pengendalian serta evaluasi secara efektif dan efisien dari pemerintah pada tingkat provinsi.

 

Agustin Teras Narang lulus dengan predikat sangat terpuji atau Summa Cum Laude, setelah kurang lebih selama dua jam menghadapi tim penguji dalam sidang terbuka serta disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri. Tim penguji terdiri dari ‎Prof. Dr. H. Andi Mustari Pide, SH., Rektor Universitas Eka Sakti, Prof. Dr. Arief Hidayat, SH., MS., Ketua Mahkamah Konsitusi Republik Indonesia ke-5, Prof. Dr. Bintan R Saragih, SH., Promotor Promovendus yang merupakan Dekan Fakultas Ilmu Hukum UPH, Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, Rektor UPH, Prof. Dr. Maria Farida Indrati, SH., MH., Hakim Konstitusi Republik Indonesia,‎ Prof. Dr. Valerine J.L. Kriekhoff, SH., MA., Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Dr. Henry Soelistyo Budi, SH., LLM., Ketua Program Studi Hukum Pasca Sarjana UPH.

 

Sekitar 500 orang hadir dalam acara ini yaitu Raymond Liu, Presiden UPH, Connie Rasilim, S.S., B.Ed, M.Pd., Wakil Rektor bidang Akademik, keluarga, kerabat dan masyarakat luas. Hadir pula dalam acara ini Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Ferry Mursyidan Baldan, Gubernur Banten, Rano Karno dan beberapa pejabat pemerintahan lainnya.(fc)

 

Beberapa dokumentasi foto Sidang Terbuka:

Pelantikan Yudisium Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang (kanan) sebagai Doktor dari Fakultas Hukum, di Universitas Pelita Harapan

Jusuf Kalla, Megawati (2 di tengah), beserta para menteri dan pejabat negara, didampingi oleh Presiden UPH, Raymond Liu (kedua dari kiri) dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Connie Rasilim (paling kiri).

Teras Narang bersama Megawati

Teras Narang bersama Jusuf Kalla

 

 

UPH Media Relations